Ekonomi Aceh Tumbuh 4,13 Persen pada Triwulan III 2026
Pertumbuhan Ekonomi Aceh Masih Positif
Perekonomian Provinsi Aceh mencatat pertumbuhan sebesar 4,13 persen secara tahunan atau year-on-year pada Triwulan III 2026. Data tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Aceh, Agus Andria, dalam konferensi pers di Banda Aceh pada 5 November 2026.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Aceh atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp71,17 triliun. Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp41,88 triliun.
Konstruksi dan Perdagangan Menjadi Pendorong
Sektor konstruksi mencatat pertumbuhan sebesar 13,40 persen dan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Sektor perdagangan juga tumbuh sebesar 6,45 persen.
Di sisi lain, sektor pertanian masih menjadi bagian terbesar struktur ekonomi Aceh dengan kontribusi sebesar 30,79 persen. Namun, pertumbuhannya tercatat relatif terbatas, yakni 0,16 persen.
Tantangan Ekonomi ke Depan
Secara triwulanan, ekonomi Aceh tumbuh 1,01 persen dibandingkan Triwulan II 2026. Angka ini menunjukkan perlambatan dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya.
Data tersebut menjadi gambaran bahwa aktivitas ekonomi Aceh masih tumbuh positif, tetapi membutuhkan penguatan pada berbagai sektor produktif, termasuk pertanian, perdagangan, dan investasi.
Sumber: Pantau Aceh, 6 November 2026, berdasarkan data BPS Aceh.